Pages

Showing posts with label ARTIKEL. Show all posts
Showing posts with label ARTIKEL. Show all posts

Wednesday, 26 October 2011

PUNKER SEJATI MUSLIM SEJATI

Di tengah kelompok anak – anak punk, muncul komunitas Punk Muslim yang berbeda dari punkers pada umumnya.

Tak sulit mengenali komunitas anak Punk. Mereka punya ciri yang sangat khas. Rambutnya model Mohawk, berdiri kaku, berwarna warni dan terkesan tajam. Atribut lainnya seperti rantai, gembok, peniti, spike (gelang berbahan kulit dan besi seperti paku yang terdapat disekelilingnya) ‘menghiasi’ tubuh mereka.

Gara – gara penampilan mereka itu, masyarakat umum kemudian menganggap kaum punk sebagai komunitas urakan dan liar. Sebagai komunitas yang lahir dari sebuah pemberontakan terhadapan kemapanan, kaum Punk memang ‘punya aturan sendiri’, salah satu diantaranya adalah membentuk kelompok eksklusif.

Tak heran jika para pakar memasukkan punk ini sebuah gaya hidup dengan ideology dan aturan yang lengkap. Salah satu diantaranya adalah keharusan bagi ‘warga mereka’ untuk amndiri dengan semboyan yang terkenal DO IT YOUR SELF. Hal lainnya adalah “Lupakan Agama”.

Tapi, dunia selalu menyediakan sebuah deviasi dan penyimpangan. Ditengah kelompok yang aneh ini ternyata ada juga kelompok “yang lebih aneh” dari itu. Punk Muslim namanya. “Kami ini punk sejati, juga muslim sejati,” ujar Ahmad Zaki, pendiri dan sekligus sesepuh komunitas Punk Muslim. Berbeda dengan komunitas punk pada umumnya. Punk Muslim sangat menjunjung tinggi sikap keberagaman anggotanya. Pengajian, pemberian santunan kepada anak yatim, shalat malam, merupakan contoh kegiatan rutin komunitas ini.

Menurut Zaki, komunitas Punk Muslim ini terus berkembang. Anggotanya mencapai ratusan dan tersebar diseluruh tanah air. Bahkan, komunitas Punk Muslim ini kini juga sudah menyebar ke Malaysia. Pendirian Punk Muslim sebenarnya berawal dari keprihatinan seorang Budi Khoyroni, seniman jalanan yang sering mangkal di Pulo Gadung, Jakarta. Budi, yang akrab dipanggil buce, melihat adanya celah untuk memperbaiki para pemuda yang hidup dengan gaya punk. Untuk mewadahi anak – anak muda inilah, buce lantas membikin sebuah sanggar.

Di sanggar itulah, anak – anak punk berkumpul dan kemudian mendirikan sebuah band bernama Warung Udik. Aliran musiknya tentu saja adalah punk. Musik Punk, seperti anda tahu, adalah sempalan dari music rock. Sanggar ini juga menjadi rumah singgah bagi para punkers.

Dari sanggar inilah, komunitas punk muslim tumbuh dan berkembang “Pada awalnya bukan sebuah komunitas, melainkan group band Warung Udik yang mengusung jenis music punk” kata Ahmad Zaki, pendiri sekaligus sesepuh Punk Muslim. Seiring waktu, band Punk Muslim terus berkembang menjadi sebuah komunitas. Mereka juga menganut prinsip hidup punk yang harus mandiri dan tak boleh menyusahkan orang lain, namun juga rajin beribadah layaknya kaum muslim.

Berawal dari band dan sanggar yang berdiri tahun 2003 itu, akhirnya terbentuknya komunitas Punk Muslim pada akhir tahun 2007. Mereka kerap menyebut dirinya sebagai punkajian, plesetan dari kata pengajian. Kini ratusan orang kerap mengaji bersama di markas Punk Muslim yang terletak di kawasan pulo gadung, Jakarta Timur ini.

“Tak Enak” kata Zaki sembari tertawa. Menjadi seorang Punk Muslim, ujarnya. Pada kenyataannya susah diterima oleh kalangan lain. Kalangan punker kurang happy, kaum muslim yang religiuspun masih tetap kurang welcome.

Banyak juga yang sinis tidak hanyal daripada punker (Istilah kelompok punk). Akan tetapi dari kalangan muslim sendiri. “Punkers menganggap kami bukan punk, kaun santri menganggap kami tetap anak jalanan yang liar”. Kata Zaki sambil mengatakan bahwa menyatukan ideology punk dengan ajaran islam memang tak terlalu mudah.

Punk muslim, menurut Zaki memang dirancang untuk menjadi sebuah jembatan. Kaum Punkers masih menganggap mereka sebagai teman sesama punk. Disisi lain, punk muslim juga mendorong agar kaum punk tak lari terlalu jauh dari agamanya dan tata kehidupan yang berlaku dimasyarakat.

“Punk Muslim ingin memberikan opsi kepada para punkers tentang kehidupan yang sesungguhnya, seperti belajar, bekerja dan lain sebagainya. Kami mencoba menemani kawan – kawan yang sudah mulai lelah dan ingin mencari jalan hidup . kami tidak melawan mereka (punkers), yang kami lawan adalah sebuah konsep dan system yang membuat mereka seperti yang terlihat sekarang. Melawan pembiasan makna kebebasan yang ekstrim dan terlampau mengada ngada, dan melawan dasar mereka turun kejalanan entah karena broken home atau sebab lain” tutur Zaki.

Untuk itu komunitas Punk Muslim melakukan banyak sekali kegiatan yang telah dirintis oleh Punk Muslim. Diantaranya adalah dibidang pendidikan. Di Komunitas Punk Muslim, misalnya, para anggotanya didorong untuk kembali ke sekolah. Mereka juga didorong untuk melakukan kegiatan ekonomi jualan nasi dan sebagainya.

“Beberapa anggota punk muslim sudah mempunyai warung sendiri, ada pula yang beternak lele.” Kata Zaki.

Selain itu, komunitas ini juga mempunyai band bernama Punk Muslim atau PM. Group ini digawangi oleh Ambon, Asep, Mongxi dan Lutfhi. Dahulu Buce sempat menjadi vokalis Punk Muslim sebelum dia wafat tahun lalu.

Sepeninggal buce, PM sebagai sarana dakwah anak anak Punk memfokuskan tujuannya kepada dua hal, yaitu gerakan (movement) dan musik. Sebagai pengajian, PM lebih menggali gerakan dan konsep musiknya lebih dalam agar sarat makna dan kualitas lebih baik.

PM telah mengeluarkan album pertama bertajuk soul revolution dan sebanyak 1.000 kaset album tersebut dibagikan gratis kepada para peminat band yang beraliran campur – campur ini : Ngepunk, ngerapp bahkan kadang etnik.(HD/dari majalah SC)

Tuesday, 25 October 2011

PENDEKAR MELAYU DALAM SEJARAH DINASTI TANG?

Salam. Mungkin perkara yang hendak saya sampaikan ini agak pelik bagi sesiapa yang tidak arif tentang sejarah ketamadunan Melayu, namun bagi yang suka membaca buku sejarah maka kehadiran orang Melayu di China adalah perkara yang tidak dapat disangkal. Ketika membuat kajian tentang hubungan China dengan Negara-negara kota Melayu saya telah terjumpa satu perkara yang amat menarik. Semuanya berkait dengan perkataan Kunlun.



Sebelum saya meneruskan cerita mengenai pendekar tersebut , perlu rasanya untuk saya menjelaskan satu istilah yang penting.Kunlun adalah sebutan atau gelaran orang cina terhadap orang yang berkulit gelap. Jika kita cari didalam kamus-kamus cina lama maka akan dijumpai perkataan ini. Namun demikian, perkataan Kunlun ini pada awalnya bukanlah umum bermaksud orang yang berkulit gelap. Hal ini kerana perkataan tersebut terbit daripada sebutan cina terhadap raja yang memerintah kerajaan Funan dan kerajaan-kerajaan di Semenanjung tanah Melayu yakni di bahagian timur.
Tidak diketahui bila bermulanya perkataan Kunlun ini digunakan untuk menggambarkan setiap bangsa yang berkulit gelap menggantikan bangsa Melayu. Sememangnya Kunlun adalah khas panggilan orang china terhadap bangsa Melayu yang kemudiannya termasuk sekali bangsa Khmer. Ada pihak-pihak tertentu yang ingin menafikan perkara ini dengan mengatakan bahawa Kunlun merujuk kepada bangsa Negrito atau Afrika. Pada saya pernyataan ini adalah tidak tepat, malahan kurang hujah serta bukti yang kukuh. Orang Melayu sebagai Kunlun telah saya jelaskan sebelum ini bahawa ia bermula daripada pelat orang-orang Cina menyebut gelaran raja-raja purba Melayu di Indochina yang dipercayai sesetengah sejarawan sebagai kurung atau kulun atau gunung! Iching dan Su Kung dalam buku pengembaraannya pernah menyatakan bahawa bunga cengkih banyak ditanam di negeri Kunlun. Jadi tak mungkin Kunlun itu Afrika. Manakala dalam kamus sanskrit China pada zaman Tang Kunlun bermakna Dvipantara yakni Semenanjung Asia Tenggara!



Mengukuhkan lagi hujah ini, masyarakat cina melalui catatan-catatan pengembara mereka turut merekodkan tentang aktiviti pelayaran dan perkapalan serta perdagangan yang dijalankan oleh orang-orang Kunlun. Turut direkodkan kehebatan kapal-kapal buatan orang-orang Kunlun yang dipanggil sebagai Kunlun po. Perkara ini mengesahkan lagi bahawa Kunlun adalah orang Melayu kerana orang Melayu memang mengamalkan aktiviti kelautan sejak dari awal lagi. Pada zaman dinasti Tang juga ada direkodkan bahawa seorang pedagang Kunlun yang membunuh gabenor Guangzhou kerana gabenor itu cuba menipu dalam urusan perdagangan dengannya. Pada zaman dinasti Yuan pula ada tercatat dalam buku sejarah China bahawa lokasi Kunlunguo atau kerajaan Kunlun terletak di laut selatan dan lebih selatan dari Lin yi atau Champa. Ternyata pernyataan ini menunjukkan Kunlun itu terletak di Semenanjung Melayu.
Penuntut kung fu aliran Wudang dikatakan mampu melakukan teknik terbang melayang seperti yang dilakukan oleh hamba Kunlun. Adakah teknik Wudang ini berasaskan dari hamba Kunlun tersebut yang merupakan seorang pendekar Melayu?



Namun tidak saya nafikan bahawa memang pernah wujud orang-orang Afrika yang dijadikan hamba dibawa ke China untuk dijual. Kebanyakan hamba-hamba ini dimiliki oleh orang-orang asing yang berniaga di China seperti di Xian dan Canton yang memang terdapat banyak penempatan orang asing seperti Arab dan Parsi. Untuk mengatakan bahawa orang negrito ini datang sendiri dan menetap di China adalah agak mustahil kerana diketahui bahawa mereka adalah agak primitive berbanding bangsa lain terutama dalam soal pelayaran dan perdagangan antarabangsa berbanding orang Melayu dan Arab. Walaubagaimanapun mereka tetap digelar sebagai Kunlun oleh orang-orng cina dan hal ini menyebabkan perkataan Kunlun bukan lagi khusus untuk bangsa Melayu. ini menyukarkan dan mengelirukan ahli-ahli sejarah yang ingin mengkaji tentangnya.



Perkataan Kunlun juga dikatakan berasal daripada banjaran gunung yang berada di Tibet yakni Kunlun shan. Namun ada pengkaji mendapati Kunlun juga panggilan orang-orang china bagi gunung yang berada di Pulo Condor (baca pulau kundur). Sejak beratus tahun yang lampau pulau ini telah dikenali para pedagang dengan nama tersebut yang terang-terang adalah bahasa Melayu. Para pedagang china juga sering menamakan Asia Tenggara terutama kepulauanya sebagai kunlun. oleh itu tidak dapat disangkal lagi bahawa orang kunlun merujuk kepada orang-orang Asia Tenggara.
Berbalik kepada persoalan pendekar Melayu di china itu tadi sebenarnya tidak ada record sejarah yang betul-betul dapat mengesahkan bahawa lelaki ini memang wujud pada zaman tersebut. Namun demikian wujudnya Novel Kunlun Nu atau The Kunlun Slave yang dikarang pada zaman dinasti Tang menunjukkan bahawa masyarakat China telah terdedah dengan kedatangan atau kehadiran orang-orang bangsa Kunlun atau Melayu.
Dalam novel tersebut yang berlatarbelakankan Kerajaan China dinasti Tang, wujud sebuah keluarga bangsawan yang mempunyai seorang hamba berbangsa Kunlun. Dipendekkan cerita. Pada suatu hari anak lelaki daripada keluarga bangsawan telah tertarik hati dengan salah seorang perempuan istana atau puteri raja. Mereka telah tertearik hati diantara satu sama lain dan jatuh cinta. Untuk bertemu dengan sang puteri atau gundik tersebut si pemuda bangsawan terpaksa memanjat kota yang tinggi melebihi 20 kaki.



Dengan bantuan hambanya si orang Kunlun, beliau telah berjaya melepasi tembok tersebut. Si pemuda telah membawa lari perempuan istana tersebut dengan dibantu oleh hamba Kunlun. Hamba Kunlun ini digambarkan mempunyai kuasa mistik. Dia dikatakan telah menggunakan kuasa mistiknya bagi membunuh para pengawal Istana dan membawa lari si puteri dengan cara terbang melepasi tembok dan melompat dari satu bumbung ke satu bumbung bangunan yang lain (seperti dalam cerita-cerita kung fu). Si hamba juga dikatan boleh menghilangkan diri dan mempunyai kuasa untuk menyembuh dan mempunyai pengetahuan yang luas dalam perubatan.
Apa yang menariknya ciri-ciri hamba Kunlun ini sama seperti gambaran orang Cina terhadap orang-orang Asia tenggara atau Melayu. Orang cina menggelarkan orang-orang Kunlun sebagai bangsa yang gasar dan berkulit gelap dengan rambut yang beralun atau kerinting. Seperti yang telah kita bincangkan sebelum ini, Kunlun merujuk kepada orang Melayu. Jadi persoalannya adakah hamba ini seorang Melayu? Saya berkesimpulan bahawa dia memang seorang Melayu. Seperti yang kita tahu pada zaman dahulu lagi bangsa Melayu memang mempunyai kehebatan dalam ilmu beladiri yang mistik. Kehebatan untuk terbang dari satu pokok ke pokok oleh pendekar-pendekar Melayu pada zaman dahulu sehinggalah zaman jepun kasih bermain di bibir masyarakat Melayu. Tetapi adakah orang Afrika mempunyai kemahiran sebegitu. Jawapannya tentulah tidak. Tidak ada dalam sejarah mereka ilmu mistik dan pertahanan diri sebegitu rupa. Tetapi ilmu persilatan orang Melayu memang ada sejak beribu tahun lagi. Ilmu-ilmu kebatinan orang Melayu memang sangat kuat diamalkan pada zaman Hindu-buddha. Jadi adalah tidak mustahil jika saya katakan bahawa hamba Kunlun tersebut adalah seorang Melayu yang tinggi ilmu kebatinannya.




Menurut sejaraawan China, novel tersebut adalah diantara novel Wushia atau kependekaran yang terawal di China yang membuka ruang kepada novel-novel dan cerita-cerita kependekaran yang lain di china. Hal ini menunjukkan bahawa ilmu terbang melayang seperti yang kita sering lihat dalam filem-filem China sebenarnya berasas daripada cerita pendekar Melayu yang tinggi ilmu batinnya. Dalam novel tersebut si hamba Kunlun kemudiannya menghilangkan diri dan beberapa tahun kemudian dilihat menjual ubat-ubatan di pasar. Jika kita telitikan dapat diketahui bahawa sebahagian besar daripada rempah ratus dan ubat ubatan China adalah bersumberkan dari hutan-hutan Asia Tenggara jadi tidak mustahil si hamba tersebut balik semula ke kepulauuan Melayu dan menjadi pedagang. Satu lagi ciri yang dapat memberikan gambaran bahawa si hamba Kunlun adalah seorang Melayu ialah nama beliau. Namanya dalam pelat cina ialah Mole atau Mohe. Jika kita cuba padankan dengan bahasa Melayu boleh jadi Molek atau Mula atau Malin. Tambahan lagi beliau juga dikatakan sering membawa sejenis dagger atau pisau yang menjadi satu-satu hartanya yang dibawa kemana-mana. Mungkinkah ianya keris?



Nampaknya kemisteriusan kisah ini hampir sama seperti Kisah Henry The Black atau Panglima Awang. Namun persamaan kedua-dua cerita ini adalah mereka tidak lain tidak bukan adalah dari kepulauuan Melayu. Terpulang kepada anda samaada untuk menyetujui kesimpulan saya yang meletakkan si hamba sebagai melayu atau tidak. Diharapkan anda memberikan komen masing-masing dan mungkin pandangan lain tentang topik ini. Sekian wallah hu a’lam.

sumber

PIRAMID BERASAL DARI NUSANTARA?

Salam. Sebelum saya meneruskan topik diatas saya ingin menyampaikan kekesalan saya terhadap beberapa pihak terutama Kerajaan, Universiti-Universiti tempatan, ahli-ahli sejarah dan yang penting ahli-ahli arkeologi di Malaysia. Apakah yang dilakukan oleh ahli-ahli arkeologi di Malaysia? Mengapa perkembangan kajian mereka begitu lembab berbanding dengan rakan se bidang mereka di negara- negara jiran? Saya pernah bertanya soalan ini dengan Professor saya dahulu, beliau menjawab bahawa ini semua kerana kurangnya support dari kerajaan. Sampai bila mereka hendak duduk menggali di tempat yang sama? Balik-balik lembah Bujang sahaja yang digali cari sedangkan banyak lagi tapak-tapak lain yang tidak kurang hebatnya ada di seluruh hutan belantara Negara ini.



Jika mereka masih berada di bawah tempurung dan sentiasa mengharapkan bantuan kerajaan dalam segala hal saya rasa rahsia-rahsia besar ketamadunan Melayu di semenanjung ini takkan terbongkar dalam masa 50 tahun lagi. Kemanakah semangat mereka? Selama ini tesis-tesis yang saya baca di rak-rak tesis di universiti juga amat mengecewakan. Kebanyakan tesis hanya membincangkan tentang manik-manik serta artifak-artifak porselin dan tidak adanya penemuan agung seperti di negara jiran. Apakah nasib bidang arkeologi di negara kita agaknya? Alasan demi alasan mereka berikan. Tiada bujet, susah, tiada alat, memerlukan masa, tiada kepakaran dan sebagainya. Jika ini berterusan maka bidang arkeologi akan terkubur. Nak mujurlah ada penemuan penting di sungai batu sebelum ini , kalau tidak tak siapa didunia ini tahu bahawa Malaysia juga ada tapak arkeologi.



Berbalik kepada topik kita, sebenarnya sudah ada kajian yang dibuat oleh para arkeologis barat dan dari negara jiran sendiri yang menunjukkan bahawa budaya piramid sebenarnya berasal dari Nusantara. Lebih tepat lagi ianya dikaitkan dengan sebuah benua yang telah tenggelam iaitu Sundaland. Sudah lama sebenarnya saintis-saintis barat mengeluarkan teori mereka mengenai Sundaland dan kebanyakan teori ini memang benar. Namun demikian sebahagian besar ahli-ahli arkeologi , geologi dan Sejarah aliran perdana masih meraguinya kerana menurut mereka ini semua pseudoscience dan arkeologi terlarang. Seperti yang kita tahu sebenarnya banyak penemuan arkelologis yang terpaksa dirahsiakan oleh kerajaan-kerajaan tertentu kerana ia bercanggah dengan teori-teori ilmuan perdana. Namun yang benar tetap akan tersingkap walau bagaimana carapun kita menutupnya bak kata orang Melayu bangkai gajah kalau ditutup akan berbau juga.
Di negara jiran kita Indonesia beberapa Ahli arkeologi dan geologi ternama mereka sedang giat untuk membuktikan bahawa sememangnya tanah Nusantara ini wujud sebuah ketamadunan purba yang tinggi teknologinya. Salah satu teknologi tamadun purba ini adalah pembinaan piramid. Professor Robert Schoch dalam kajian beliau ada menyatakan bahawa sebenarnya ilmu pembinaan piramid bukanlah asli dari Mesir tetapi sebaliknya milik bangsa yang lebih tua yang berasal dari timur di sebuah benua yang telah tenggelam. Menurut beliau lagi Sundaland yang tenggelam lebih kurang 70000 tahun yang lalu telah memperlihatkan penghijrahan satu kaum yang maju yang membawa ilmu pembinaan piramid ke serata dunia termasuklah Mesir.



Kajian yang dibuat beliau bukan sahaja menyetuh tentang bukti-bukti arkeologi tetapi juga bukti linguistik, antropologi, DNA, dan geologi. Oleh itu adalah sukar untuk menyangkal teori yang dibuat beliau tanpa pengetahuan dalam bidang-bidang tersebut. Tambah beliau lagi tamadun-tamadun utama dunia seperti Sumer, China, Bolivia, Peru dan lain-lain mendapat ilmu mereka dari orang-orang Sundaland yakni Nusantara. Menurutnya lagi manusia dari Sundaland ini mempunyai ilmu pelayaran yang hebat dan telah berlayar ke seluruh pelusuk dunia untuk menyebarkan tamadun mereka. Adakah anda pernah menonton filem 10 000 b.c? jika belum sila tonton kerana dalam filem itu ada maksud tersembunyi. Jika kita teliti betul-betul dalam babak akhir filem tersebut setelah kesemua hamba-hamba itu memberontak para penguasa yang mengarah untuk membina piramid tersebut cuba melarikan diri dengan sebuah kapal besar yang disembunyikan di belakang Piramid. Filem ini dengan jelas cuba memberi clue kepada kita bahawa Pembina piramid datang dari wilayah asing yang jauh.
Mungkin maklumat ini terlalu asing bagi kalian semua namun sebenarnya kenyataan Prof Robert ini ada asasnya. Seperti yang telah saya katakana Ahli-ahli arkelologi Indonesia sedang giat mencari piramid-piramid di seluruh Nusantara dan hasilnya mereka berjaya menemui beberapa buah piramid dan step piramid yang berusia beribu-ribu tahun lebih tua dari piramid Mesir! Salah satu tapak yang telah dikenal pasti oleh geologis dan arkelologis Indonesia ialah di gunung Lalakon, Bandung. Menurut mereka setelah mereka mengadakan unjian batuan secara saintifik mereka mendapati dibawah permukaan Gunung lalakon terdapat bentuk batu-batuan yang seakan-akan dibina manusia dan bukan terbentuk secara semulajadi. Jika ini benar bermakna Gunung Lalakon adalah salah satu piramid yang terbesar dan tertinggi di dunia. Pasukan yang digelar Turangga Seta ini mengklaim masih ada ratusan piramid lain yang tersebar di seluruh Indonesia. Mereka mengatakan bahwa piramid-piramid itu tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Secara geomorfologis, bentuk Gunung Lalakon di Bandung mahupun Gunung Sadahurip di Garut memang memiliki bentuk yang mirip dengan piramid. Mereka memiliki empat sisi yang ternyata simetri.
BENTUK GUNUNG LALAKON ADALAH TIDAK UBAH SEPERTI PIRAMID. MAMPUKAH ALAM SEMULAJADI MEMBENTUK PIRAMID SEBEGINI?

Adakah penemuan ini sama seperti penemuan di Bosnia. Saya juga mendapat maklumat bahawa penggalian di Bosnia telah dihentikan kerana kurang bukti ditemui dan dihalang oleh lembaga Arkeologi yang berpengaruh di dunia. Mengapa mereka betul-betul takut jika piramid ditemui di Bosnia atau di Indoneisa agaknya?
PUNDEN BERUNDAK DI JAWA BARAT YANG BERBENTUK PIRAMID


Selain daripada Gunung-gunung yang disebutkan diatas sebenarnya ada banyak lagi tapak lain terutama tapak megalitik di Indonesia yang mempunyai binaan berupa piramid dan step piramid. Antaranya ialah Candi Sukuh yang amat terkenal itu. Jika kita lihat betul-betul Candi ini tidak ubah seperti piramid kaum Maya dan Aztec di Amerika tengah! Selain Candi Sukuh satu lagi candi yang hampir serupa ialah Candi Cheto. Semua ini terletak di Pulau Jawa. Sebenarnya jika kita membuat kajian lebih mendalam ciri-ciri pembinaan candi-candi di Nusantara adalah amat unik. Hal ini kerana ianya berasaskan kepada binaan step piramid. Contoh yang paling nyata ialah candi Borobudur sendiri. Selain Borobudur candi-candi lain seperti Candi pasemah di Sumatera selatan dan Candi Prambanan terutama di bahagian atasnya yang melambangkan Gunung Mahameru juga mempunyai asas step piramid. Jadi pada pendapat saya adalah logik sekiranya kita katakan bahawa pembinaan piramid adalah tidak asing sebenarnya di Nusantara.
CANDI SUKUH SALAH SATU CANDI UNIK YANG BERBENTUK PIRAMID

CANDI CHETO JUGA BERBENTUK SEPERTI PIRAMID AMERIKA TENGAH

PUNDEN BERUNDAK, SALAH SATU TAPAK MRGALITIK BERBENTUK STEP PIRAMID

CANDI BORUBUDUR JUGA DIBINA DENGAN ASAS PIRAMID

Masjid kampung laut.

Masjid Minang.

Rumah kaum Melayu Merina di Madagaskar juga mengekalkan bentuk 3 segi dan piramid.


Para pengkalji dari UKM sendiri pernah membuat kesimpulan bahawa di sekitar Tasik Chini ada bukit-bukit yang berbentuk seperti piramid yang mempunyai empat bucu yang lurus. Tambahan lagi jika kita lihat senibina rumah-rumah Melayu di seluruh nusantara maka akan kita lihat tidak hilangnya tradisi piramid dalam masyarakat kita. Apakah yang saya maksudkan? yang saya maksudkan adalah senibina bumbungnya yang berbentuk piramid dan antara contohnya ialah Masjid kampung laut. Apakah semua ini? adakah benar piramid berasal dari Nusantara? Adakah benar Sundaland adalah Atlantis yang dicari-cari selama ini? Saya tinggalkan persoalan ini untuk anda semua fikirkan. Wallah hu a’lam.

sumber

Semenanjung Emas


FAKTA PENTING TENTANG BANGSA MELAYU YANG TELAH DILUPAKAN.

* Dalam tahun 1879 Parlimen Hawaii di Honolulu telah membincangkan kemungkinan penyatuan Dunia Melayu-Polinesia yang luas.

* Sembilan tahun selepasnya (1898) Apolinario Mabini di Manila mencadangkan “Federation Malaya” dengan gagasan yang sama.

* Muncul di Filipina ialah wiranya yang terbilang, Jose Rizal yang diberi nama jolokan “The Pride of the Malay Race” atau “The Great Malayan”.

* Berikutan ialah peranan Wancelao Vinzons yang menyampaikan pidato bersejarah “Malaysia Irredenta” yang memaparkan mimpi penyatuan seluruh bangsa Melayu - Polinesia. Waktu itu beliau berusia 22 tahun dan seorang pemuja Rizal. Beliau selanjutnya mengarang buku mengenai “History and civilization of Southeast Asian countries belonging to the Malay race”.

Di samping itu di Indonesia ialah peranan Muhammad Yamin, berasal dari Talawi. sebuah kampung kecil di Sumatera Barat.

Menurutnya “Selat Melaka ialah corong kepulauan kita, Malaya ialah batang leher kepulauan Indonesia daerah yang delapan. Menceraikan Malaya dari Indonesia dalam perhubungan internasional”.

Keagamaan

Pada peringkat akhir syarahan perdananya Ismail Hussein menyebut: Dunia Melayu ini penuh keragaman dari segi keagamaan, kebudayaan, kesenian serta adat resam, tetapi di bawah keragamannya itu selalu terasa ada kesatuan yang mengikutnya”.

Dalam kertas kerjanya pula berjudul The Study of Malay Literature, Ismail Hussein menyebut mengenai kira-kira 2,000 manuskrip asli Melayu dihantar ke Eropah kebanyakannya untuk perpustakaan-perpustakaan Inggeris dan Belanda.

Lanjutan kisah ialah karya berjudul Malay, World Language of the Ages oleh Profesor James T. Collins, yang mengkaji bahasa dan pelbagai loghat Melayu di seluruh Asia Tenggara.

Beliau menyebut antara lain mengenai kerajaan Melayu Melaka pada abad ke-15 memeluk agama Islam. Ketika itu Melaka mempunyai kira-kira 200,000 penduduk dan berupa kota terbesar di Asia Tenggara. Kerana kaitan dengan Islam, tulisan Jawi menjadi bahan utama penulisan Melayu.

Pada 10 Ogos 1511, Melaka jatuh ke tangan Portugis yang kemudian meranapkan masjid-masjid serta istana-istana untuk mengubah segalanya. Namun, pada tahun 1522 kamus Melayu terbit hasil usaha seorang peniaga bangsa Itali, bernama Antonio Pigafetta. Antara contoh kata-kata:

Melayu 1522, Apenomaito?, Tida tahoSudah Macan,

Melayu 1996, Apa nama tu?, Tidak tahu, Sudah makan?,

Melayu 1534, Baparim de Pungor, Ange’ dia malu, Sita pa tau dor,

Melayu 1996, Berperang di Punggur, Nggak dia malu, Setapak tak undur.

Juga catat ialah surat tulisan Jawi dari Sultan Brunei pada tahun 1599 kepada Gabenor Manila setelah diserang oleh tentera Sepanyol. Surat tersebut masih disimpan di Sepanyol.

Mendapat perhatian ialah peranan seorang Paderi Kristian, Francisco Javier di Melaka setiba pada tahun 1545. Beliau mempelajari bahasa Melayu hingga boleh menterjemah ayat-ayat sembahyang penganut Katolik. Beliau mengadakan pelajaran-pelajaran agama Kristian dalam bahasa Melayu.

Pada tahun 1632, bahasa Melayu digunakan dalam mahkamah-mahkamah pemerintahan Belanda di Ambon. Seorang bangsa Maluku beragama Kristian, Jan Paijs menjadi petugas mahkamah menulis kenyataan-kenyataan dalam bahasa Melayu tulisan rumi. Surat-surat berumur 364 tahun itu masih disimpan di negeri Belanda.

Bahasa Melayu menjadi bahasa lingua franca di Batavia semasa pemerintahan Belanda.( BUKAN BAHASA JAWA DAN BUKAN JUGA BAHASA INDONESIA)

Pada tahun 1856, suratkhabar bahasa Melayu terbit di Surabaya untuk keperluan ahli-ahli perniagaan. Menjelang akhir abad ke-19, akhbar-akhbar Jawi dan Rumi terbit dipelbagai tempat Gugusan Kepulauan Melayu (Malay Archipelago).

Semasa tentera Jepun menyerang dan menewaskan bala tentera British di Malaya dulu, pegawai-pegawai tentera Jepun membawa kamus Malay-English susunan Wilkinson, tulisan Rumi.

Menurut Profesor Collins, sepanjang sejarah 1,300 tahun bahasa Melayu telah menerima kata-kata bahasa Arab, Sanskrit, Portugis dan Belanda.

artikel ini diambil dari; http://rabiahhijrah.blogspot.com/2011/09/parlimen-hawaii-usul-penyatuan-dunia.html#more

untuk artikel penuh sila ke halaman diatas. sekian wallah hu a'lam.

Ultra-Kiasu Terus Memprovokasi

Laporan dari akhbar-akhbar perdana telah menyebut bahawa sebuah parti chauvinist telah menarik kembali penggantungan selama 6 bulan yang dikenakan terhadap seorang ahlinya yang berketurunan India, iaitu M. Manoharan, yang sebelum ini secara terbuka telah menghina bendera negaranya sendiri (kalau dia anggap Malaysia ini sebagai negara dialah!). Penarikan balik penggantungan tersebut dikatakan dilakukan bagi ’menyelamatkan’ kedudukan Setiausaha Agung parti tersebut yang berketurunan Cina, iaitu Lim Guan Eng, daripada dikenakan tekanan untuk turut diambil tindakan disebabkan keceluparannya menghina Negeri Johor dalam sebuah majlis di Singapura sebelum ini (oit Namewee, lu talak mahu buat video ka untuk hantam ini apek yang dah hina lu punya negeli? Oh, wa lupa, lu pun sama saja chauvinist ultra-kiasu maa
Seteruk-teruk pembangkang di Singapura, dan sebenci mana pun mereka kepada parti pemerintah iaitu PAP, tak pernah pula kedengaran mereka berhasrat untuk menukar bendera nasional negara mereka jika berkuasa kelak. Tetapi begitulah berbeza dan hebatnya sikap ’patriotik’ dan ’cinta’ kepada negara oleh para Ultra-Kiasu parti chauvinist ini yang disanjung pula oleh sesetengah Meleiz yang dungu sebagai pemimpin mereka. Hal bendera yang hampir sama pun boleh dijadikan isu politik? Tidakkah di dunia ini banyak negara lain juga mempunyai bentuk dan warna bendera yang hampir sama? Cuba lihat tiga contoh di bawah ini :
Itu hal bendera, kita lihat pula sikap angkuh Ultra-Kiasu ini yang hendak berlagak pula seolah-olah seorang pakar dalam bidang Bahasa Melayu dengan mempersoalkan ketepatan nama negara Amerika Syarikat sebagai terjemahan kepada ’United States of America’. Untuk makluman, berdasarkan sejarah, istilah ’syarikat’ (yang diambil dari perkataan Arab bermaksud pakatan atau persekutuan) digunapakai berlanjutan daripada pemakaian istilah Sarekat atau Serikat yang digunakan di Hindia Timur Belanda (Indonesia kini) yang ketika itu mempelopori penggunaan Bahasa Melayu Baku bertulisan rumi. Perkataan syarikat digunakan untuk merujuk kepada apa jua bentuk persatuan, pertubuhan, pakatan dan kerjasama. Ianya tidak semestinya merujuk sebagai terjemahan kepada ’Company’ sahaja. Memandangkan tidak ada kesilapan terhadap terjemahan tersebut di samping pertimbangan faktor sejarah, maka nama Amerika Syarikat sebagai sebuah negara persekutuan masih lagi digunapakai sehingga sekarang. Di Indonesia pun, mereka menyebut U.S.A sebagai Amerika Serikat. Jadi, mengapa Ultra-Kiasu ini hendak berlagak pula seperti seorang ahli dalam bidang Bahasa Melayu?
Tidak dilupakan, Ultra-Kiasu yang sama ini juga pernah mencetuskan kontroversi sebelum ini dengan menuntut supaya pihak Kerajaan memberikan taraf ’Bumiputera’ kepada masyarakat Bukan Melayu di negara kita atas alasan kesamarataan. Ini satu lagi sindrom penyakit ’inferiority complex’ yang sering menyerang para Ultra-Kiasu ini. Seolah-olah disebabkan kewujudkan status ’Bumiputera’, masyarakat yang tidak memiliki status tersebut ditindas. Adakah Ultra-Kiasu ini lupa bahawa Malaysia merupakan sebuah negara Persekutuan yang dibentuk atas dasar persetujuan dan persefahaman? Menjadi seorang ’Melayu’ dan memiliki status ’Bumiputera’ belum tentu bermakna seseorang itu memiliki semua hak mutlak di negara kita. Lihat sahaja kepada Melayu dari semenanjung yang bertugas di Sabah dan Sarawak. Walaupun mereka mungkin dilahirkan di sana, atau telah lama bertugas di Sabah dan Sarawak, atau sebesar mana jua jasa yang mereka telah taburkan terhadap pembangunan kedua-dua buah negeri tersebut, mereka tetap tidak akan diiktiraf sebagai ’Native’ di Sabah dan Sarawak. Mereka masih perlu menunjukkan kad pengenalan dan diberikan pass masuk apabila datang ke kedua-dua buah negeri tersebut, memerlukan Passport jika ingin bertugas dalam tempoh yang lama, serta tidak boleh membeli Tanah Adat Bumiputera yang dikhaskan untuk Anak Negeri sahaja. Tetapi adakah semua ini bermaksud mereka didiskriminasi dan ditindas oleh masyarakat tempatan di Sabah dan Sarawak? Tidak! Mereka masih lagi sama-sama rakyat Malaysia. Itulah keunikan masyarakat kita yang majmuk dan perbezaan ini perlu sentiasa dihormati berasaskan kepada persetujuan yang dicapai semasa pembentukan negara kita dahulu

Begitu jugalah halnya kepada masyarakat bukan Bumiputera (Ultra-Kiasu khususnya!) di semenanjung yang sepatutnya menghormati hak dan keistimewaan masyarakat Bumiputera semenanjung (Melayu, Orang Asli, Siam dan lain-lain). Hak istimewa Bumiputera pun berbeza-beza mengikut negeri. Contohnya, orang Melayu Johor sendiri belum tentu boleh membeli tanah Rezab Melayu di Kelantan. Kerana apa? Kerana kesamarataan tidak semestinya bermaksud keadilan. Adakah kerana kewujudan status Bumiputera, masyarakat Cina dan India di negara kita hidup melarat? Lihat siapakah 10 individu terkaya di negara kita? Siapakah yang menguasai ekonomi negara? Berjalan-jalan di Pulau Pinang pun kadangkala terasa seperti di Hong Kong! Mereka sama sekali tidak pernah belajar bersyukur jika dibandingkan dengan nasib rakan sebangsa mereka di Indonesia atau Thailand yang mengamalkan dasar asimilasi bagi menghapuskan sama sekali identiti para kaum pendatang di negara tersebut.

Selepas mempersoalkan hal asas perlembagaan seperti status ’Bumiputera’, bersikap kurang ajar terhadap simbol negara serta memperlekehkan sebuah Negeri yang majoriti penduduk dan pemimpinnya adalah Melayu-Islam, apa agaknya lagi provokasi yang akan ditimbulkan oleh Ultra-Kiasu pada masa-masa akan datang? Perkara ini bukan mustahil untuk terus berlaku kerana umat Melayu-Islam di negara kita telah menjadi lemah, bisu dan pengecut akibat percakaran perbezaan politik sempit antara UMNO dan PAS.

sumber

Benarkah negara kita Malaysia memiliki casino terbesar di dunia?

Tajuk : Sebuah Mimpi Ngeri !

Artikel Oleh : Sangtawal Sakranta.


Langit biru bertukar jadi hitam-kelam, guruh berdentum, kilat lantas sambar menyambar.Angin di puncak pergunungan yang lembut bertukar menjadi ribut kencang.Hujan turun dengan lebat sekali, air lautan di kaki gunung bertukar menjadi ombak ganas.

Gunung meletup dan terbelah, bangunan tinggi dan mewah dipuncak gunung ranap dengan sekelip mata, ribuan manusia berkaparan hanyut, ada yang lemas dan ada yang terus tenggelam …..ahh… aku terkejut , lantas bangkit dari tidurku sambil mengesat peluh didahi…masyaAllah betapa dasyat mimpi yang ku alami tadi…

Keesokan harinya aku terus termenung mengenangkan mimpi ngeri semalam, lalu cuba menduga-duga… bahawa suatu masa dahulu aku pernah melihat kawasan pergunungan dan bangunan-bangunan seperti itu, tapi dimana ya? Ahh… lupakan saja mimpi itu, orang kata mimpi itu mainan tidur….

Selang seminggu selepas itu, aku utarakan kisah mimpi itu kepada guruku…. Dengan muka dan nada selamba dia berkata… “Cubalah cari di mana agaknya lokasi tersebut…benda tu tak mustahil jika Allah swt mahukan ia terjadi”.Sambung guruku lagi “ mungkin ia akan berlaku di negara kita pula”.

Dari mimpiku, ada beberapa kata kunci, antaranya ; puncak gunung, ada banyak bangunan tinggi dan hebat, ada banyak alat permainan, ada ribuan manusia….

Lalu aku mengagak….kalau nak berlaku pun ia mungkin akan berlaku ditempat yang ada paling banyak dosa dan maksiat! Dimanakah agaknya tempat itu???

“ Wahai orang-orang yang beriman! Bahawa sesungguhnya arak, dan judi, dan pemujaan berhala, dan mengundi nasib dengan batang-batang anak panah, adalah (semuanya) kotor (keji) dari perbuatan syaitan. Oleh itu hendaklah kamu menjauhinya supaya kamu berjaya. Sesungguhnya syaitan itu hanyalah bermaksud mahu menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu dengan sebab arak dan judi, dan mahu memalingkan kamu daripada mengingati Allah dan daripada mengerjakan sembahyang. Oleh itu, mahukah kamu berhenti (daripada melakukan perkara-perkara yang keji dan kotor itu atau kamu masih berdegil)?
[Al-Maidah 90-91]

Setelah beberapa hari membuat sedikit research tentang tempat maksiat di gunung, maka terjumpalah aku dengan beberapa perkara yang mengejutkan diriku sendiri :

Top-10 largest casinos by number of employees

1.) Casino de Genting (Malaysia) – 13,000
2.) Foxwoods Resort Casino (Connecticut) – 10,220
3.) Mohegan Sun Casino (Connecticut) – 10,000
4.) Bellagio (Las Vegas) – 9,700
5.) MGM Grand (Las Vegas) – 9,000
T-6.) Mandalay Bay (Las Vegas) – 8,000
T-6.) Sands Macao (China) – 8,000
8.) Caesar's Palace (Las Vegas) – 7,500
9.) Borgata (Atlantic City) – 7,000
10.) Atlantis Resort and Casino (Bahamas) – 6,500

MasyaAllah, rupa-rupanya tempat perjudian terbesar terdapat di Negara kita, bukannya di Las Vegas atau Atlantic City, tapi di Pergunungan Ulu Kali dimana terletaknya pusat peranginan Genting Highland!!! Mungkinkah Dajjal telah menjejakkan kakinya di sana???

Kepada umat melayu-islam yang suka pergi berhibur, berjudi atau membuat maksiat dipuncak Gunung Ulu Kali atau di Genting Highland, aku mohon kalian bertaubat dan kembalilah ke jalan Allah swt.Sesungguhnya Allah swt Maha Pengampun lagi Maha Mengasihani.Dengar khabarnya ada juga 'kumpulan tertentu' membawa orang melayu-islam untuk murtad dipuncak gunung itu! minta dijauhkan dari Allah swt agar semua itu tidak berlaku keatas diri kita dan keluarga kita.

Semoga apa yang aku lihat di dalam mimpiku itu tidak akan terjadi dan ianya hanyalah sebuah mimpi ngeri mainan tidur sahaja. Aku doakan semoga Negara kita aman dari segala macam bencana dan murka Allah swt!!!Entah mengapa aku merasakan terdetik dihati untuk menulis entry ini... aku pun tidak tahu...

Anda boleh baca beberapa artikel menarik tentang perjudian di Genting Highland disini :
klik 1
klik 2
klik 3
klik 4

* [ Artikel ke- 234 Sangtawal Sakranta ... ]

Ini adalah artikel terakhir Srikandi sebelum penutupan MistisFiles hingga pada masa yang tidak diketahui.

Catatan Srikandi IX
Catatan Srikandi IX





"Follow your heart,Srikandi..."







Subuh tadi setelah selesai menyiapkan tugasan saya,tanpa saya sedari saya terlelap di depan komputer riba saya.Di luar hujan renyai-renyai.Dalam keadaan amat mengantuk itu saya tiba-tiba teringatkan satu peristiwa yang menyentuh hati saya ketika lawatan ke Thailand 2 tahun lepas.Suasana sejuk subuh itu mengingatkan apa yang saya rasai di sebuah tanah perkuburan di Thailand.

Dua tahun yang begitu memenatkan.Dua tahun setelah pengembaraan saya ke Eropah.Minat saya terhadap sejarah Melayu memungkinkan segala-galanya.Kehadiran saya dalam satu seminar sejarah di sebuah universiti luar negara menarik minat sekumpulan think tank negara yang bergerak secara persendirian.Ada sesuatu yang saya miliki yang membuatkan mereka mendekati saya.

Sejarah Malay city-states adalah penuh misteri.Dari negarakota-negarakota Melayu inilah munculnya 9 negeri-negeri Melayu di dalam Malaysia pada hari ini yang mempunyai raja masing-masing.Negarakota-negarakota Melayu inilah nenek moyang kepada semua negeri-negeri Melayu ini.Dalam catatan Khmer ia disebut sebagai 'Malayang' yang bermaksud 'negeri Malayu'.Sehingga ada direkodkan bahawa raja Angkor pernah berurusan dengan seorang pemerintah Malayang di kawasan yang dikenalpasti oleh pengkaji Kemboja sebagai Battambang pada hari ini.Dari sekian banyak 'Malayang' ini yang bertaburan dari Singapura,semenanjung hingga ke Segenting Kra menembusi Thailand dan Kemboja pada hari ini,kini tinggal 9 negeri dan 1 negeri yang kini menjadi Negara Brunei Darussalam,mempunyai kedaulatannya sendiri.Saya belum menulis tentang negeri-negeri Melayu di Kepulauan Indonesia,terutamanya di Sumatera.Maka dari sekian banyak warisan Malay city-states ini,hanya 10 negeri yang benar-benar berkuasa mewarisi kedaulatan empayar dapunta dan maharaja sejak kira-kira 2000 tahun yang silam.

Sistem beraja Melayu adalah antara yang paling tua dengan Kesultanan Kedah antara kesultanan tertua di dunia.Kita di Malaysia mungkin tidak tahu menahu tentang adakah orang Melayu pernah menjalankan perdagangan maritim pada abad pertama Masehi,namun rekod tentang aktiviti kita pada masa lampau memang 'meriah' di luar negara.Terutamanya dalam rekod-rekod imperial China.Raja-raja Melayu purba bijak menghantar duta-duta ke negara China,dengan pengetahuan bahawa di istana China memang terdapat tukang tulis yang akan merekodkan aktiviti istana dan akan disambung walaupun berpindah dari dinasti ke dinasti.Jadi tindakan ini bukan sebagai tanda mereka lemah atau tanda sebuah penyerahan (submission) tetapi cara untuk merekodkan kewujudan mereka,kewujudan tamadun Melayu,kewujudan keturunan kita di masa lampau supaya generasi Melayu era nuklear dan teknologi maklumat pada hari ini tidak berasa rendah diri malah bersemangat untuk terus maju ke depan.

Siapa yang tahu tentang kesahihan kerajaan Langkasuka?Nama Langkasuka memang popular dalam kesusasteraan Melayu (Hikayat Merong Mahawangsa contohnya) dan Jawa (Kakawin Negarakertagama),namun orang yang dungu dan pesimis di kalangan kita menganggap Langkasuka adalah dongeng atau kerajaan khayalan.Namun apabila ditemui dalam rekod era Dinasti Liang (abad ke-6) Masehi yang mengatakan terdapat sebuah kerajaan bernama 'Lang-ya-xiu' terletak di semenanjung,maka nama Langkasuka tadi yang tercatat dalam hikayat-hikayat Melayu tiba-tiba menjadi sensasi dan trivia!

Malah dalam rekod Dinasti Liang tadi mengatakan bahawa kerajaan purba ini telah wujud sejak abad pertama Masehi lagi!

Bila ada anak-anak Melayu yang buta sejarah (saya lebih maksudkan mereka yang berpelajaran,ada yang menjadi pemimpin politik) mempertikaikan sejarah bangsa mereka sendiri,adakah mereka akan percaya apabila saya suakan hikayat-hikayat Melayu sebagai bukti kewujudan kerajaan-kerajaan Melayu silam?Sudah tentu tidak.Pendidikan luar negara mereka mengatakan bangsa mereka sebagai 'barbarian' dan 'uncivilized'.Mereka pula mengatakan sejarah Melayu adalah mitos dan dongeng.Namun apabila saya ketuk kepala-kepala mereka dengan rekod-rekod imperial China ini seperti Book of Song,Book of Liang,Book of Wei,Book of Sui dan lagi dan lagi maka adakah mereka akan tersedar?Adakah mahu saya hentak kepala mereka dengan batu-batu bersurat atau prasasti itu?Mahukah saya rebus semua catatan-catatan pengembara China seperti Chi Tu Gou Ji,Chan Chun,Pei Su dan Chao Ju Kua kemudian memaksa semua 'cendekiawan-cendekiawan' (atau cendawan) ini menelan air rebusan tadi panas-panas??

Kebodohan sesetengah dari kita adalah kerana terlalu selesa menjadi pekak,bodoh dan bisu di dalam tempurung yang dibuat khas ketika era kolonial untuk kita.Tak kiralah kita berpendidikan dalam atau luar negara,namun kalau sudah terjajah pemikiran,maka yang keluar dari mulut dan tangan yang menaip adalah ekspresi minda yang terjajah dan terkongkong dengan 'inferiority complex'.

Salah satu ciri pemikiran terjajah ialah sibuk mengaitkan Hang Tuah dengan orang Cina,mengaitkan orang Melayu berasal dari India dan Yunnan di China dan mengatakan bahasa Melayu berasal dari Sanskrit.

Bahasa Inggeris yang pekat dengan istilah Jerman Kuno dan mempunyai hubungan dengan Sanskrit tidak pula sibuk-sibuk dikatakan berasal dari Sanskrit.Pernah tak belajar lingustik tentang kelompok bahasa yang dinamakan Indo-European?Kalau anda belajar tentang kelompok bahasa ini anda mungkin terkejut apabila mengetahui bahawa bahasa-bahasa Eropah mempunyai kaitan dengan bahasa Sanskrit.Rekod pertama tentang kaitan antara Sanskrit dengan bahasa-bahasa Eropah ialah catatan Filippo Sassetti,seorang pedagang Itali yang mengatakan terdapat banyak perkataan Sanskrit yang punya perkaitan dengan bahasa Itali seperti deva/dio (God),sarpa/serpe (serpent), sapta/sette (seven).

Kita ambil contoh perkataan ibu dalam bahasa Inggeris ialah 'mother'.Old English disebut 'modor'.Dalam Sanskrit disebut sebagai 'mater',bahasa Iran disebut 'matar' manakala bahasa Celtic disebut 'mathir'.What the hell of this?

Sebab itu bahasa Inggeris dikelompokkan dalam satu kategori linguistik yang sama dengan Sanskrit.Ini BARULAH BETUL dikatakan English berasal dari Sanskrit atau Sanskrit berasal dari English.TETAPI BAHASA MELAYU BERADA DALAM KELASNYA YANG TERSENDIRI.Bahasa Melayu berada dalam kelompok Malayo-Polynesia dan berada dalam kelompok besar Austronesia apabila ditemui bahasa pribumi Taiwan mirip bahasa-bahasa Nusantara.

Pengaruh Sanskrit dalam bahasa Melayu adalah kerana interaksi antarabangsa BUKAN kerana bahasa Melayu berasal dari Sanskrit.Anda mungkin terkejut bukan sahaja terdapat pengaruh bahasa Sanskrit malah istilah Phoenicia,Ibrani (ancient Hebrew) dan Mesir Kuno (ancient Egypt) masih tertinggal dalam bahasa Melayu!

Ini bermaksud terdapat interaksi antarabangsa antara bangsa Melayu dengan bangsa-bangsa purba di dunia.Di antara istilah-istilah pengaruh asing ini terdapat istilah-istilah yang bukan berasal dari mana-mana namun mempunyai keunikan dan keasliannya yang tersendiri.Dan ini meletakkan kelas bahasa Melayu dalam kelompoknya yang sendiri,dari Madagaskar hingga Polynesia.

"Siti,saya ingin nyatakan kepada kamu,apa yang kamu lihat nanti adalah rahsia negara saya.Kamu boleh tulis sedikit tentangnya,tetapi bukan semua," Pong berkata saya ketika saya di depan bangunan Kementerian Pertahanan Thailand 2 tahun yang lalu.
Saya mengangguk perlahan,sambil merenung ke arah Phaya Tani (Seri Patani),sebuah meriam besar peninggalan kerajaan Patani.Tanpa saya sedari saya melangkah meninggalkan Pong dan menuju ke arah meriam besar itu.Saya mengusap-ngusap meriam besar itu.Tiba-tiba saya merasakan seolah-olah saya sebagai seorang pemerintah sebuah kerajaan.Sebagai Yang Mulia Ratu Biru.Saya merasakan saya sedang memeriksa meriam besar itu yang dibuat atas arahan saya untuk menghadapi ancaman luar.Ah,ini pengaruh filem Queens of Langkasuka,detik hati kecil saya.Air mata saya menitis.

"Siti!Mari...kita masuk ke dalam..." Pong memanggil saya.

Di dalam bangunan Kementerian Pertahanan Thailand,saya ditanya beberapa soalan.Adakalanya saya di'backup' oleh Pong yang akan menerangkan secara terperinci dalam bahasa Thai jika pegawai yang menemuduga saya tidak berpuashati.Kemudian saya dan Pong pun dijemput menaiki sebuah kenderaan pacuan 4 roda yang bercermin gelap.Bayangkan adakah saya selesa sebagai seorang gadis Melayu bersama-sama lelaki-lelaki Thai yang sudah pasti tidak saya percayai (walaupun saya kenal Pong,namun dia itu pun 'bermasalah') di dalam kenderaan bercermin gelap?Akhirnya saya menaiki kenderaan itu bersama seorang pegawai wanita (setelah dimohon,dan di'backup' oleh Pong).

Anda tahu ke mana saya akan dibawa?

Saya akan dibawa melawat satu tapak makam diraja berusia kira-kira 700 tahun.Makam diraja purba itu digazetkan sebagai pemakaman raja-raja kerabat Sukhotai dan Lavo,namun Pong berbisik kepada saya bahawa dia sangsi melihat beberapa batu nisan makan yang berbentuk teratai dan tulisan kuno yang menyatakan perkara sebaliknya.Saya berfikir,kenapa tiba-tiba keluar perkataan Sukhotai?Itu kerajaan di utara.Lavo?Itu kerajaan di tengah Thailand.Kalau disebut Ayutthaya saya boleh terima lagi.

Kenderaan pacuan 4roda itu merentas kawasan pedalaman di selatan Thai,tepatnya di Surat Thani Province.Bergegar-gegar kenderaan itu merempuh jalan yang berbukit-bukit.Namun saya tidak tahu berada di mana.Cermin gelap menghalang pemandangan,manakala saya diberikan tempat duduk di tepi pintu kereta dengan pegawai wanita di tengah dan Pong di hujung sebelah lagi.

Saya teringatkan kata-kata Pong,pemuda Thailand yang pernah menyimpan perasaan terhadap saya,"Siti,apa yang saya lihat di dalam arkib negara saya amat mengejutkan.Apabila saya membaca sebahagian manuskrip,saya asyik teringatkan wajah kamu.Tak tahu kenapa".

"Saya telah dibawa melihat satu makam diraja yang amat cantik.Ia terletak sepi di dalam hutan rimba.Pada mulanya saya tidak perasan apa-apa yang luarbiasa,namun saya terjumpa satu batu nisan yang ditulis dalam tulisan Cham atau Mon Kuno yang membuat saya bertambah rindu kepada kamu".

Saya bertanya,"Jadi makam siapakah itu?"

Pong tersenyum penuh muslihat,"Mari bersama saya,saya akan tunjukkan sesuatu..."

Saya menerima pelawaan Pong ketika program pertukaran pelajar sebuah universiti di Bangkok.Ketika itu Pong telah menjadi pegawai pelatih di salah sebuah arkib negaranya.Saya terus menghubunginya sebaik sahaja tiba di Bangkok.

Ketika di perjalanan,saya perasan suasana semakin gelap dan sejuk.Tiba-tiba saya berasa seram.Pong bertanya sesuatu kepada pegawai wanita.Kemudian Pong berkata perlahan,"cuaca mendung".Saya merasa hairan.Bagaimana Pong boleh perasan apa yang saya rasa.Mungkin dia perasan saya semakin memeluk tubuh menahan sejuk.Ah,mata keranjang.Rupanya dia senyap-senyap memerhatikan saya.Kenapa dia tidak memerhatikan sahaja pegawai wanita disebelahnya.

Setelah perjalanan yang amat memenatkan dengan hanya berhenti rehat sebanyak 3 kali,akhirnya saya sampai di destinasi.Ketika pintu dibuka,saya melihat satu pintu gerbang yang amat tua;tiangnya sudah kehitam-hitaman diseputi lumut dan daki.Dekorasi pintu gerbang itu kelihatan campuran Thai dan Khmer;ya sudah pasti berasal dari gaya Melayu Segenting Kra (Isthmian Malay).

Pong berbisik,"mengikut sejarah tempatan,pintu gerbang ini dibina pada abad ke-16,oleh seorang Lord di daerah ini atas arahan raja Ayutthaya...mari,kita masuk ke dalam.."
Saya dan Pong merentasi pintu gerbang dan berjalan melintasi pohon-pohon rimbun.Namun latarbelakangnya hutan rimba yang gelap menakutkan saya.Macam dalam filem-filem bergenre noir atau melancholic.Saya akhirnya melihat makam pertama dengan hiasan binaan di atas makam yang kaya dengan seni pertukangan ukiran batu yang halus.Saya meneliti makam aneh tersebut.Mungkin pemiliknya adalah raja atau bangsawan yang dihormati.Binaan itu dengan keadaan permukaannya dari batu granit gunung yang dipotong,diselamuti daki dan lumut yang berselupar di celah-celah ukiran menyebabkan seolah-olah ukiran gaya Gothic dan Elizabethan di Eropah yang penuh misteri.

"Selamat datang ke makam diraja Grahi!" Pong tiba-tiba berkata.Saya menoleh ke arah Pong.Apakah benar kata-katanya?

Saya memandang Pong,"Benarkah kata-katamu itu,Pong?Dari mana kamu tahu?"

Pong tersenyum melihat wajah ingin tahu saya."Dari batu nisan merah di hujung sana...ada mencatatkan rahsia yang amat penting tentang tempat ini.Sebab itu tempat ini tidak ada dalam kalendar pelancongan negara saya.Sebab itu juga,kamu tidak dibenarkan untuk mengetahui jalan ke tempat ini".

Saya berjalan di celah-celah kuburan sepi.Batu nisan semua kuburan ini begitu aneh,ada yang berbentuk stupa Buddha dan patung-patung.Ada yang berbentuk batu empat segi dengan tulisan Siam di atasnya.

"Kesemua pemilik batu-batu nisan di kawasan ini adalah penganut Buddha.Batu nisan paling awal dipercayai berusia abad ke 12 Masehi.Tetapi saya mengesan batu nisan bukan penganut Buddha di tempat lain," Pong menjelaskan.

Saya memerhatikan nisan merah yang dikatakan menyimpan rahsia besar.Ukirannya sederhana,macam ukiran kelopak bunga yang terdapat di tembok pintu Bantey Srei di Kemboja.Ukiran bunga seroja yang tengah kembang.Suasana sekeliling semakin gelap,ditengah kesamaran cahaya mentari pagi.Kawasan lereng tanah tinggi itu diselimuti kedinginan dan kabus.

Saya mengusap tulisan pada batu nisan.Ini tulisan Kawi Kuno,detik hati saya."Ada usaha penterjemahan?" saya bertanya.

Pong seperti biasa tersenyum penuh muslihat.

Saya memandang batu nisan merah itu kembali.Saya cuba menafsir apakah tulisan itu mahu memberitahu.



Di sini bersemadi
empat belas keluarga
yang mati dibunuh
oleh puak utara
pada 15 haribulan tahun Saka 1221


Saya menoleh ke arah Pong.Saya membaca lagi tulisan Kawi itu,sambil menunggu kalau-kalau Pong mahu menterjemahkan untuk saya.Tapi Pong mendiamkan diri sambil pura-pura memerhatikan ukiran pada sebuah pondok batu.

"Pong!..." saya menjerit perlahan,memaksa Pong bersuara.

Saya menunggu dengan sabar.Saya seolah-olah mendengar Pong ketawa di dalam hatinya.


Dari pemegang keluarga Grahi dan Srimala
Empunya hak pada Sri Dharmaraja


Tiba-tiba saya merasa seram sejuk.Itulah suasana dingin yang aneh yang begitu menyentap perasaan saya.Apa yang saya ketahui tentang Sri Dharmaraja tercantum di sini.Jelas bahawa kerajaan Grahi yang disebut dalam riwayat imperial China sebagai Kio-lo-hi adalah kerajaan berkerabat dengan Tambralinga atau Sri Dharmaraja.


Ada beberapa tulisan lagi di bawahnya.Nampaknya Pong mengatakan 'makam diraja Grahi' berdasarkan tulisan pada batu nisan merah ini.Saya menoleh ke arah Pong.Pong masih buat tidak faham.Dia lebih suka melihat wajah saya dalam keadaan ingin tahu dan tertekan.

"What?" Pong hampir mahu tergelak.

Saya masih merenung Pong dengan tajam.

"Ok..ok...yang seterusnya ialah rahsia sulit.Saya telah mengangkat sumpah di hadapan pegawai bahawa tidak mendedahkan beberapa perenggan.I'm sorry..."

Saya menjadi marah."Apa yang kerajaan kamu mahu sembunyikan?Apa yang raja kamu takut?Saya benar-benar hairan dengan negara kamu..."

"Err..bukan begitu Siti..." Pong tersengih-sengih.

"...kalau tidak apa?!Beratus tahun kerajaan kamu memusnahkan bukti,menyembunyikan dan memutarbelit sejarah.Kamu boleh memupuskan orang Mon dari mukabumi dan memutarbelit sejarah Angkor dan Khmer tetapi bukan kami,faham!" saya separuh menjerit.

Pong memandang sekeliling dengan perasaan bimbang."Jangan bising Cik Siti....nanti pegawai tentera akan menahan kita.Saya bertanggungjawab atas keselamatan kamu di sini sebab saya yang bawa kamu ke sini.Jangan susahkan saya,lebih-lebih lagi diri Siti sendiri..."

Mendung berarak lesu.Puncak gunung diselimuti kabus.Suasana semakin gelap.Nisan-nisan kaku dan patung-patung aneh nampak begitu gothic dan menyeramkan.

"Beritahu saya kubur-kubur orang Islam tu!" saya separuh mengugut.Saya terpaksa kerana serik dengan perangai Pong yang suka bermain-main.

"...Massaman graves?Mana ada?Ini semua perkuburan penganut Buddha.." Pong berdolak-dalik.

"Saya tahu...sebab kamu ada terlepas cakap,ada kubur bukan penganut Buddha di sini.."

"Oh ya...tapi tak semestinya Muslim kan?" Pong tersengih-sengih mengejek.

"Takkanlah orang Kristian!!" saya menjerit geram.

Saya sudah berasa bosan dengan Pong.Hujan mula rintik-rintik,menitis ke permukaan tiang tua yang berukiran aneh.Saya pun berlari menuju ke satu arah.Pong menjerit mahu menahan saya.Dia mengejar saya.Kemudian dia berhenti apabila melihat saya duduk bersimpuh di atas sebuah kawasan perkuburan yang terasing.Kesemuanya terdapat kira-kira 10 buah kubur dengan batu nisan berukiran sederhana.Terdapat beberapa kubur yang mempunyai rekabentuk batu nisan Aceh.Saya merenung batu nisan itu,yang masih bertulisan Kawi atau Cham.

"Ini yang kamu semua mahu sembunyikan...." saya mengeluh perlahan.

"Tempat ini dibina oleh Raja Siam dari abad ke 16 hingga ke 18.Dipercayai raja Siam yang memulakan tradisi ini mendapat galakan dari salah seorang gundiknya yang berasal dari selatan Thai.Itu yang saya tahu Siti...selebihnya...." Pong berhenti di situ.

"...siapa mereka di bawah ini...adakah mereka dibunuh?Kenapa mereka dibunuh?" saya mengomel sendirian sambil bersimpuh di atas tanah kubur tanpa memandang Pong yang berdiri menghadap saya.

"Mereka mungkin kerabat diraja Grahi yang memeluk Islam atau rakyat Patani..."

Saya menangis tersedu-sedu di depan batu nisan.

"Kita tidak boleh berbuat apa-apa...sejarah ditulis oleh mereka yang menang..."

Saya tiba-tiba berdiri dan menghadap Pong.Pong begitu terkejut dan panik dengan keadaan saya.Saya memandang wajah Pong dengan penuh dendam.Saya melangkah ke depan,dan Pong serta-merta bergerak ke belakang dengan riak muka ketakutan.

"Hei Siti,wajah awak macam Megan Fox dalam Jennifer's Body..." Pong cuba untuk ketawa.

Malam itu kawasan pergunungan benar-benar sepi.Keadaan menjadi semakin dingin.Darah di bawah makam sudah lama kering beribu-ribu tahun dahulu.Tiada lagi kabus malam.Kegelapan adalah syaitan yang menghisap darah si pengecut.

Apabila saya merenung ke luar tingkap dalam subuh pagi yang dingin semalam,saya melihat rintik-rintik hujan;mengingatkan saya pada air yang membasahi ukiran pada dinding tiang.Ukiran itu penuh motif bunga-bungaan.Bunga Melur dan Bunga Kemboja.

Apabila saya membaca komen yang menghina dan memakihamun saya semata-mata saya berkeras mempertahankan sejarah,saya kembali berasa sedih.Walaupun di alam maya saya membalas komen dengan tegas dan agak kasar,namun sebagai wanita perasaan saya begitu halus.Air mata saya menitis.Bagaimana saya mahu menyelamatkan bangsa ini dari pupus dan hilang tanahair.Agama akan menyatukan mereka.Sejarah akan memotivasikan mereka.



* * * * * * * * *



Nama saya Srikandi.Bangsa saya ialah Melayu.Asal bangsa saya ialah Nabi Adam a.s,manusia pertama.Agama saya ialah Islam.Rumah kaum kerabat saya ialah dari Pasifik,merentasi Asia Tenggara hingga Madagaskar,pantai timur Afrika.Saya pribumi Asia Tenggara.Saya bukan berasal dari Yunnan,Taiwan,India atau dari mana-mana.Asal-usul saya di sini,Asia Tenggara.

Telahku semahkan darah pada batu bersurat,telahku perahkan limau pada keris wasiat.Sampai masa aku bangkit untuk berjuang.Ku pertahankan bangsa atas nama agama.Sebab wujud bangsaku kerna membela agama.Bukan sebab bangga aku membela bangsa.Bukan sebab dunia aku membela bangsa.Sebab hakikat kebenaran yang diminta.Sebab kasihkan agama.
~Srikandi

Alter Terahsia Bangsa Melayu
Catatan Srikandi










*ini adalah artikel terakhir Srikandi sebelum penutupan MistisFiles hingga pada masa yang tidak diketahui.

sumber

Kenali WAHABI.


Rahsia Tersembunyi Yang Amat Digeruni Yahudi


Malaysia diambang kemusnahan. Mungkin ada yang marah atau tertawa atau tersenyum sinis mendengar ungkapan ini. Untuk sementara waktu, lupakanlah sangkaan dan jauhilah permasalahan politik kerana ia lebih jauh dan rumit dari sangkaan itu.

Sukar untuk menelah apa sebenarnya yang bakal berlaku. Namun angin bertiup menjadi semakin kencang dan panas di negara hutan hujan tropika ini. Malaysia terselamat dari bencana alam yang dahsyat. Tiada gunung berapi ataupun lingkaran gempa bumi. Namun, bencana lain yang bakal melanda. Malah ia lebih bersifat kemusnahan "kemanusiaan". Bencana yang akan mengalirkan air mata berbaur darah. Sukar dimengerti sehinggalah ia benar-benar terjadi kelak. Bangsa yang hidup harmoni dan diperakui sebagai bangsa yang paling lembut bertoleransi ini bakal diregut dengan ganas atas kerakusan pengikut Dajjal. Malangnya ia didalangi oleh pengkhianat dari bangsa ini juga.

Kita toleh ke arah negara Arab seketika untuk cuba memahami situasi tersebut. Arab didorong untuk berbunuhan sesama sendiri, begitu juga Melayu akan dihasut untuk berbunuhan sesama Melayu. Fakta terbaik, kita boleh renungkan peristiwa Libya. Kesudahannya hampir pasti. Apa perasaan anda? Mungkin ada yang tidak pernah ambil peduli kerana ia masalah negara Arab. Ada sedikit yang rasa gembira kerana tumbangnya seorang pemimpin zalim (adakah benar?). Pendokong sekular bersorak kerana demokrasi sekular bakal menerajui Libya. Ada pula telah melupakannya atau menganggap ia hanyalah krisis biasa. Namun saya mengajak semua memikirkannya kembali sebagai iktibar.

LIBYA SEBENAR bukanlah seperti yang dilaporkan oleh media. Tangan Hitam telah menjadikan Gaddafi sebagai sasaran melalui perancangan yang cukup rapi. Membangunkan emosi orang Arab untuk membenci pemimpin mereka. Media antara bangsa dikerah untuk membuat liputan berat sebelah. Seluruh negara Arab bergolak (digolakkan) untuk memudahkan penipuan atau menyembunyikan "Hakikat Sebenar" matlamat mereka dari diketahui dunia. Perencanaan mereka untuk menghapus dua lagi musuh yang sangat menyusahkan mereka. Pemimpin Libya dan Syria. Musuh pertama telah pun dikuburkan iaitu Saddam Hussein.

 Sila lihat pendedahan dari penulis Barat mengenai Gaddafi: Muammar Gaddafi - The Truth!
Untuk mengelabui mata dunia, perancangan ini tidak menjurus terus kepada Libya dan Syria sebaliknya mengucar kacirkan beberapa negara lain terlebih dahulu termasuk juga kerajaan beraja. Ia sengaja diatur supaya kelihatan seperti gerakan revolusi rakyat menuntut kebebasan. Namun tindakan terhadap negara selain dari Libya dan Syria kelihatan amatlah berbeza. Kerajaan beraja Arab telah diselamatkan melalui beberapa kaedah yang pelik diterajui oleh kerajaan Wahhabiah Saud Arabia.

Setelah Tunisia, kekacauan meletus di Mesir pula. Semua ini adalah gimik dan Hosni Mubarak dijadikan "kambing Hitam" untuk menutup niat mereka sebenar. Tak perlu NATO atau boss mereka USA membuat serangan tentera menjatuhkan Hosni Mubarak. Cukup dengan peranan beberapa proksi sahaja.

Dalam waktu yang sama rakyat Libya dihasut melalui sentimen dan keghairahan untuk menukar kerajaan. Peristiwa di Mesir dijadikan contoh dan ikutan. Mereka dipacu oleh agen-agen rahsia CIA dan MOSSAD meniupkan sentimen anti pemerintah.

Kaedah yang digunakan seiras dengan apa yang telah digariskan dalam protokol zionis dan perancangan rahsia Illuminati. Malangnya rakyat Libya telah dikeliru malah begitu mudah dihasut melalui pelbagai maklumat palsu yang dibangunkan secara sistematik supaya membenci Gaddafi. Peranan Facebook dan media alternatif dipergunakan secara maksimum sebagai alat propaganda terbaik bagi menutup suara kerajaan. Media lain telah dilabel sebagai alat kerajaan dan hanya memuatkan berita yang memihak pemerintah atau alat propaganda pemerintah. Rakyat Libya disaran supaya mengabaikannya. Hal yang sama sedang menular di negara ini.

Senjata utama siri kejatuhan negara Islam ini ialah "PEMBOHONGAN". Pembohongan bermaksud "Dusta" itu adalah gelaran yang senonim dengan Dajjal Laknatullah. Fitnahnya berpaksikan pendustaan yang hebat sehingga orang beriman pun akan hilang kewarasannya.

Apabila terpengaruh dengan janji manis untuk hidup bebas (tanpa had) seperti masyarakat Barat, Demokrasi dimomokkan sebagai sesuatu yang amat indah, untuk itu rakyat Libya sanggup mengorbankan segalanya.

Seperti mana Iraq. Barat membina helah, membantu mempercepatkan kemusnahan dengan pelbagai sekatan dan ugutan. Bertujuan untuk melemahkan Gaddafi. Akibatnya rakyat menjadi mangsa. Hidup menderita dan mengalami kesusahan. Pada waktu ini terhamburlah janji "Gunung Roti" bakal dinikamati dan ia ditawarkan sebagai ganjaran jika membuang pemerintah sedia ada. Ingatlah mereka mencipta masalah diikuti tawaran penyelesaian. Bagi sesiapa yang sudah memahami perancangan zionis " The Protocols of the Elders of Zion" perkara ini bukanlan sesuatu yang ganjil.

Itulah keadaan sebenar yang berlaku yang tidak disedari oleh kebanyakan orang. Nasib yang sama bakal dilalui oleh semua negara Islam. Tidak terkecuali Malaysia dan Indonesia. Dajjal tidak akan membenarkan Islam dan segala sistemnya diketengahkan. Para pemimpin negara Islam yang degil haruslah bersedia untuk mati atau hidup dalam penjara kerana dunia kini milik Dajjal.
(Muammar Gaddafi bersama Presiden Mahmoud Abbas didalam khemahnya)

Siapa Gaddafi sebenarnya?

Keburukan demi keburukan ditonjolkan bagi menutup setiap kebaikan yang dilakukannya untuk rakyat Libya. Begitulah kejahatan yang dilakukan oleh proksi Dajjal ini. Perkara yang paling digeruni ialah hasratnya memaksa Barat membeli minyak dan berurusan perdagangan dengan matawang baru yang bakal diperkenalkannya iaitu Dinar Emas. Usahanya hampir nerjaya dan diterima oleh sebahagian besar negara Afrika dan sebahagian dari negara Arab. Dinar emas akan menjadi nilai tukaran baru perdagangan menggantikan USD dan Euro.

Dari saat inilah Barat terdesak untuk mempercepatkan usaha membunuh Gaddafi, namun usaha tersebut gagal. Proksinya yang sekian lama tidak sealiran dengan Gaddafi diangkat sebagai pejuang dan dibantu secara rahsia. Perancangan diatur untuk melakukan sabotaj dan menabur peropaganda. Berita sebenar ditutup dari pengetahuan dunia.

Terima kasih diucapkan kepada sdr Zulkifli kerana membongkar rahsia yang terpendam ini untuk dihayati oleh pembaca yang tidak mengetahui atau telah dipesona oleh dusta tajaan Dajjal. Saya petik tulisan Zulkifli Nordin dari blognya.
Presiden Muammar Muhammad Al-Qaddafi, adalah satu nama yang sangat digeruni dan ditakuti Barat, termasuk Yahudi Zionis la'natullah. Keberanian Al-Qaddafi, terutama apabila berdepan dengan Barat sudah dikenali dunia. Kelantangan beliau sehingga mencampakkan Piagam Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu semasa berucap di hadapan pemimpin dunia di Perhimpunan Agong Bangsa-Bangsa Bersatu mencatat sejarah tersendiri, membuktikan kelantangan dan sikap tidak tolak ansur dan tiada kompromi beliau kepada Barat!

Malang sekali apabila ada rakyat Libya yang terpengaruh dengan dakyah Barat, mempertuhankan demokrasi dan hak kebebasan manusia tanpa batas acuan barat, memilih untuk menggulingkan pemerintah yang banyak berjasa kepada mereka!

Cuba lihat apa yang tidak kenanya dengan Kerajaan Libya dibawah pimpinan Mua'mar Al Qaddafi:

1. Setiap individu rakyat Libya menerima imbuhan daripada hasil minyak petrol Libya yang dimasukkan terus ke akaun Bank masing-masing. Tak payah nak tuntut royalti dah! Ini juga amalan Kerajaan Emirat Arab Bersatu yang memperuntukkan didalam Perlembagaan bahawa 40% daripada hasil minyak UAE adalah untuk rakyatnya!

2. Cukai pendapatan paling maksimum pun hanya 12%;

3. Bank di Libya tidak mengenakan sebarang faedah/ riba';

4. Qaddafi bersumpah bapa dan keluarganya tidak akan memiliki rumah selagi tiap rakyat Libya tidak mempunyai rumah. Bapa Qaddafi sudahpun meninggal dunia tanpa punya rumah, dan Qaddafi serta anak isterinya masih duduk didalam khemah;

5.Di Libya tidak ada rumah yang dipajak;

6. Mana-mana rakyat yang mahu bertani atau berladang akan diberikan tanah, haiwan ternakan dan benih percuma;

7. Tidak ada bil elektrik di Libya;

8. Pendidikan adalah percumn;

9. Kemudahan perubatan adalah percuma;

10. Tiap pasangan pengantin baru mendapat peruntukkan one-off payment berjumlah 6,000-00 dinar daripada Kerajaan;

11. Harga gas terlalu murah pada nilai 12 cents per liter;

12. Pembelian kenderaan diberi pembiayaan kewangan tanpa faedah;

13. satu sistem pengairan dan saliran yang hebat dibina untuk mengujudkan kawasan pertanian yang membebaskan Libya daripada pergantungan kepada sumber makanan luar;

14. Rakyat dan negara Libya menikmati mutu kehidupan yang tinggi berbanding dengan negara Afrika yang lain.

15 Kebanyakan sekim kesihatan umum, pendidikan dan minyak dibawah subsidi kerajaan.

16. Libya mempunyai kadar kematian bayi yang paling rendah dan kadar hayat yang tinggi;

17. Kadar celik ilmu adalah 90% (sedangkan semasa rampasan kuasa oleh Qaddafi terhadap Raja Idris kadar celik-ilmu hanyalah 10%);

18. Kurang daripada 5% penduduk yang kelaparan/ tanpa rumah; satu jumlah yang jauh daripada Amerika Syarikat;

19. Apabila berlaku kenaikan harga makanan, Qaddafi menghapuskan semua cukai atas makanan;

Sebenarnya Qaddafi berjaya membawa rakyat dan negara Libya kepada tahap yang hebat tanpa bergantung dan menjadi hamba kepada tamaddun dan cengkaman Barat dan Yahudi zionis la'natullah. Sebenarnya apa yang dibawa oleh Qaddafi adalah ciri-ciri sebuah negara kebajikan yang berteraskan kepada Islam tanpa tunduk na'am kepada kafir harbi dan musuh-musuh Islam. Qaddafi boleh membuatkan Barat ketar lutut kepada kekuatan ekonomi negaranya!

Malahan Qaddafi mula menuntut Barat supaya membayar pembelian minyak dengan emas. Sudah tentu Amerika Syarikat, Barat dan Yahudi Zionis la'natullah tidak bersetuju kerana mereka tidak mempunyai simpanan emas yang mencukup untuk membayarnya. Malah matawang mereka kini hanyalah cetakan atas kertas sahaja.

Maka Amerika, Barat dan Yahudi la'natullah tidak ada pilihan melainkan menyingkir Qaddafi. Dan mereka berjaya memperkudakan segelintir rakyat Libya dan memperlengkapkan mereka dengan senjata dan dengan bantuan pesawat gempur Nato, memerangi Kerajaan mereka sendiri!

Begitulah peranan yang dimainkan oleh kaum kafir harbi la'natullah, sentiasa tidak redho dengan umat Islam, dan sentiasa mencari-cari jalan untuk menghancurkan umat Islam. Dan mereka akan sentiasa mencari jalan memperkudakan segelintir umat Islam untuk melakukan khianat terhadap agama dan bangsanya sendiri.

Amat malang apabila ada umat Islam yang rela diperkudakan, malahan sanggup mati demi untuk kafir harbi! Na'zubillah min zalik.

kredit untuk
Zulkifli Bin Noordin

Cheng Ho - Kemuslimannya dan Hubungannya dengan Melaka

MUQADDIMAH

“Assalamualaikum. Boleh ustaz berkongsi sedikit tentang Laksamana Cheng Ho? Saya pernah dengar Laksamana China ini beragama Islam dan banyak juga jasanya. Ada kaitan juga dengan Kesultanan Melayu Melaka.Boleh ustaz kongsi pandangan jika ustaz ada pengetahuan mengenainya? Terima kasih.”


Begitulah bunyi sebuah soalan yang diajukan kepada saya di laman Bermesra Dengan Kebenaran Mutlak, secara tepatnya di http://myalexanderwathern.blogspot.com/2008/11/tentang-laman-ini.html .


Dalam usaha menjawab soalan yang dikemukakan, saya akan memberi tumpuan terus pada kehendak soalan iaitu tentang :

1. keIslaman Laksamana Cheng Ho.

2. hubungan beliau dengan Kesultanan Melayu Melaka.

Hal-hal lain tentang Cheng Ho tidak akan saya sentuh walaupun banyak maklumat menarik yang boleh kita teliti bersama-sama. Saya juga akan terus kepada penghujahan, tanpa menggunakan bahasa yang berbunga-bunga.


Dari segi kekuatan sesuatu hujah, saya letakkan kategori tersendiri iaitu :

1. Hujah yang KUKUH – maksudnya pada saya hujah ini sukar untuk ditidakkan.

2. Hujah yang BAIK – maksudnya hujah yang boleh kita jadikan sandaran walaupun ruang untuk mempertikaikannya masih agak luas juga.

3. Hujah yang LEMAH – maksudnya hujah ini memang boleh dipertikaikan dan tidak boleh dijadikan sandaran, kecuali untuk pengetahuan sampingan.

4. Hujah yang TERTOLAK – maksudnya memang tidak boleh dijadikan sandaran walaupun sekadar sandaran sampingan.


Namun begitu, jika ada sekumpulan hujah yang lemah yang menceritakan perkara yang sama, isi hujah yang lemah itu boleh dinaiktaraf menjadi hujah yang baik.

Begitu juga jika ada sekumpulan hujah yang baik yang menceritakan perkara yang sama, ia boleh ditingkatkan menjadi hujah yang kukuh.

Beri perhatian kepada kategori sesuatu hujah itu pada setiap hujah yang akan kita bentangkan.


Artikel ini mungkin akan jadi sebuah artikel yang panjang. Oleh itu, sebelum para pembaca menidakkan sesuatu penemuan atau pandangan saya, sebaik-baiknya tunggu sehingga saya buat kesimpulan di akhir artikel nanti.


Selamat mengambil manfaat : )





HUJAH KEMUSLIMAN CHENG HO 1 :

Rata-rata masyarakat dunia mengakui Laksamana Cheng Ho sebagai seorang muslim, ataupun sekurang-kurangnya tidak menidakkan kemuslimannya.


Penilaian kita :

Pandangan majoriti masyarakat dunia dan kepopularitian maklumat yang tersebar bukanlah penentu kebenaran, namun sekurang-kurangnya ia perlu diambil kira juga sebagai sandaran sampingan. “Ming Shi” atau Sejarah Dinasti Ming tidak bercerita tentang Cheng Ho kecuali dalam pernyataan yang sangat sedikit iaitu : “Cheng Ho berasal dari wilayah Yunan, dikenal sebagai Kasim San Bao.” Jadi Sejarah Dinasti Ming tidak menceritakan langsung tentang keturunan dan agama Cheng Ho. Namun ada kemungkinan dia seorang muslim kerana begitu ramai penduduk wilayah Yunan yang beragama Islam terutamanya suku Hui yang melahirkan Cheng Ho.



Setakat bahagian ini, hujah mengatakan Laksamana Cheng Ho seorang muslim masih bertaraf LEMAH kecualilah jika dikuatkan oleh hujah-hujah yang lain yang dapat meningkatkan kekuatannya.


Mari pergi ke hujah yang ke-2.





HUJAH KEMUSLIMAN CHENG HO 2 :

Beberapa orang sarjana mengatakan Cheng Ho ialah keturunan Nabi Muhammad s.a.w, iaitu keturunan yang ke-37. Antaranya Prof. Haji Li Shihou dari China dan Usman Effendy dari Indonesia. Dalam mencari salasilah Cheng Ho, Prof. Haji Li Shihou meneliti dua sumber iaitu Mukaddimah Salasilah Marga Cheng (Zheng Shi Jia Pu Shou Xu) yang ditemui di Nanjing (Nanking) dan Salasilah Sayyid Ajall (Sai Dian Chi Jia Pu) yang ditemui di Waisan, Yunan. (1)


Menurut Usman Effendy : “Ahli sejarah bernama Prof. Haji Li Shihou itu dalam literaturnya menemui bukti bahawa moyang yang ke-11 dari Cheng Ho ialah utusan negeri Bokhari yang bernama Saiyidina Syafi’i, dan Syafi’i ini ialah keturunan Rasulullah. Dengan demikian Saiyidina Syafi’i ialah cucu ke-26 dari Nabi Muhammad saw.” (2)


Di bawah ialah salasilah dari Nabi Muhammad sampailah Cheng Ho sebagaimana yang dikeluarkan oleh Prof. Kong Yuanzhi (3) dalam bukunya, berdasarkan penelitian yang dibuat oleh Prof. Haji Li Shihou. (Nama-nama dalam kurungan adalah agakan saya sahaja, bukannya pendapat Prof. Kong Yuanzhi)


1. Muhammad (Nabi Muhammad s.a.w)

2. Ali (Saiyidina Ali)

3. Hou-Sai-Ni (Saiyidina Husain)

4. Yi-Bu-Lai-Xi-Mo (Ibrahim)

5. Yi-Si-Ma-Ai-Le (Ismail)

6. Xie-Xin

7. E-Le-Hou-Sai-Ni (Al-Husaini)

8. Ye-Ha-Ya (Yahya)

9. E-Ha-Mo-De (Ahmad)

10. Li-Sha-Shi yang dikatakan pemerintah kerajaan Mi-Si-Le (mungkin wilayah Mosul di Iraq)

11. She-Li-Ma (Salim)

12. Mu-Lu-Ye-Mi

13. Ya-Xin (Yaasin)

14. Lu-Er-Ding (Jalaluddin)

15. Mu-Ba-Er-Sha (Muhammad Basyah)

16. Yi-Xi-Ma-Xin

17. Ha-San (Hasan)

18. Gu-Bu-Din (Gulbuddin)

19. Mu-Xie (Musa)

20. Hu-Fu-Ding (....fuddin)

21. Wu-Ma-Nai-Ding (Aminuddin)

22. Wu-Ma-Er (Umar) (4)

23. Cha-Fa-Er (Ja’far)

24. Zhe-Ma-Nai-Ding (Zainal Abidin)

25. An-Du-Er-Yi

26. Suo-Fe-Er yang dipercayai sebagai Syafi’i

27. Sai-Yan-Su-Lai-Gong-Na (Syamsul ..............)

28. Su-Sha-Lu-Gu-Chong-Yue/Su Zhu Sa

29. Kan-Ma-Ding-Yu Su-Pu (Kamaruddin Yusuf)

30. Ma-Ha-Mu-Ke-Ma-Nai-Ding (Mahmud Kamaluddin)

31. Sai-Dian-Chi/ Sayyid Ajall/ Syamsuddin

32. Nu-Su-La-Ding (Nasruddin)

33. Bai-Yan

34. Mi-Di-Na/ Haji (Madinah)

35. Mi-Li Jin/ Ma Haji

36. Ma He/ Cheng Ho


Salasilah ini pada saya bertaraf hujah yang LEMAH juga. Ia bukanlah bukti kukuh bahawa Laksamana Cheng Ho beragama Islam. Kerana :

1. Boleh jadi ada kesalahan dalam salasilah ini, sama dan yang disengajakan ataupun tidak. Belum tentu Cheng Ho benar-benar berketurunan Nabi Muhammad. Banyak kes di seluruh dunia menunjukkan salasilah sesuatu keturunan mengalami pengubahsuaian kerana faktor-faktor politik, keselamatan, pengaruh dan lain-lain.

2. Tidak semestinya seorang yang lahir dalam kalangan muslim akan kekal sebagai muslim juga sehingga ke akhir hayatnya.

Namun hujah yang baik di sini ialah Cheng Ho lahir dari keturunan muslim.




Sekarang tumpukan perhatian kepada Suo-Fei-Er pada tangga ke-26. Siapakah beliau?


“Dalam Mukaddimah Silsilah Marga Cheng tercatat bahawa Suo-Fei-Er/Saiyidina Syafi’i ialah Kaisar Kerajaan Bokhari. Pada tahun Xi Ning ke-3 Dinasti Song (1070 M) Saiyidina Syafi’i menyerahkan diri kepada Kaisar Song Tiongkok akibat negerinya diserang oleh negara tetangganya....... Ternyata Cheng Ho ialah keturunan dari Saiyidina Syafi’i.” (5)


Li-Sha-Shi yang berada di tangga ke-10 dikatakan pemerintah kerajaan Mi-Si-Le, yang berkemungkinan wilayah Mosul di Iraq. Sayyid Syafi’i yang berada di tangga ke-26 pula dikatakan pemerintah di Bokhari, yang mungkin Bukhara di Uzbekistan hari ini. Cheng Ho pula lahir di China. Dari sudut penghijrahan keturunan ini nampaknya seakan-akan ada kesinambungan. Dari Iraq, berkembang ke Uzbekistan dan berkembang pula ke China. Dari Asia Barat ke Asia Tengah ke Asia Timur.


Jalur keturunan dari Sayyid Syafi’i sampai ke Cheng Ho pun bertaraf lemah juga kerana ada pertikaian yang akan dibentangkan di bawah nanti. Oleh itu dari Sayyid Syafi’i hingga ke Nabi Muhammad tentulah lebih LEMAH lagi.


Mari kita lihat para pengisi salasilah dari Sayyid Ajal hingga Cheng Ho:

· Sayyid Ajall/ Syamsuddin

· Nu-Su-La-Ding (Nasruddin) – anak pertama Sayyid Ajal.

· Bai-Yan

· Mi-Di-Na/ Haji (Madinah)

· Mi-Li Jin/ Ma Haji

· Ma He/ Cheng Ho


Namun seorang pengkaji bernama Qiu Shusen memberikan jalur keturunan Cheng Ho yang lain:

· Sayyid Ajal/ Shamsuddin

· Shan-Su-Ding-Wu-Mo-Li / Shamsuddin Umar – anak keempat Sayyid Ajal.

· Bai Yan

· Mi-Di-Na/ Haji

· Mi-Li-Jin/ Ma Haji

· Ma-He / Cheng Ho (6)


Salasilah Cheng Ho dicabar lagi oleh seorang pengkaji lain bernama Zheng Yijun. Jalur keturunan yang diberikannya ialah :

· Sayyid Ajal/ Syamsuddin

· Ma-Su-Hu –anak kelima Sayyid Ajal

· Ma-Bai-Yan

· Cha-Er-Mi-Di-Na

· Mi-Li-Jin/ Ma Haji

· Cheng Ho (7)


Jadi, siapa sebenarnya anak Sayyid Ajal/Shamsuddin yang menjadi bapa kepada Bai-Yan?

1. Nu-Su-La-Ding (Nasruddin) – anak pertama Sayyid Ajal?

2. Shan-Su-Ding-Wu-Mo-Li / Shamsuddin Umar – anak keempat Sayyid Ajal?

3. Ma-Su-Hu –anak kelima Sayyid Ajal?


Yang mana satu? Percanggahan ini tentunya menurunkan sedikit kredibiliti (meLEMAHkan) salasilah Cheng Ho menuju ke Sayyid Ajal, apatah lagi menunju ke Nabi Muhammad s.a.w. Namun ketiga-tiga pengkaji bersetuju bahawa Cheng Ho keturunan Sayyid Ajal dan Sayyid Syafi’i.


Setakat bahagian ini, dakwaan mengatakan Laksamana Cheng Ho berketurunan Nabi Muhammad masih LEMAH, namun dakwaan kemusliman Cheng Ho semakin KUAT kerana nampaknya memang benar dia lahir daripada keluarga muslim. Kita teruskan penelitian kita.



(1) Kong Yuanzhi, Cheng Ho – “Muslim Tionghoa, Misteri Perjalanan Muhibah di Nusantara”, Jakarta, Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2011,ms. 19-20.

(2) H. Usman Effendy, “Laksamana Haji Cheng Ho Belayar ke Indonesia sebagai Niagawan dan Mubaligh”, Angkatan Bersenjata, 18 Julai 1987

(3) Kong Yuanzhi, Cheng Ho – “Muslim Tionghoa, Misteri Perjalanan Muhibah di Nusantara”, Jakarta, Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2011,ms. 21.

(4) Nama ini difikirkan oleh sahabat saya Encik Mokhri Hussin.

(5) Kong Yuanzhi, Cheng Ho – “Muslim Tionghoa, Misteri Perjalanan Muhibah di Nusantara”, Jakarta, Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2011,ms. 20.

(6) Qiu Shuhen, “Moyang Cheng Ho dan Cheng Ho”, Panitia (ED.), II, 1985, ms 97-113.

(7) Zheng Yijun, “Tentang Pelayaran Cheng Ho ke Samudera Barat”, Bali Penerbit Samudra, Beijing, 1985, ms 25.

sumber